Yusup Penderita Hidrosefalus Butuh Tindakan Penanganan Segera

Yusup Penderita Hidrosefalus Butuh Tindakan Penanganan Segera

Apik Maulana Yusup, Balita penderita penyakit hidrosefalus.          

Lebak, Metropol –  Apik Maulana Yusup, balita berumur 4 tahun yang mengidap penyakit hidrosefalus butuh tindakan penanganan segera, seperti diungkapkan Ketua Pokjawan Zona IV Baksel, Riyan kepada wartawan, Kamis (7/12).

Menurut Riyan, bila keadaan Yusup tidak segera mendapat penanganan, tidak menutup kemungkinan akan bernasib seperti Reza. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Reza penderita penyakit tumor ganas telah meninggal akibat penanganan yang tidak maksimal.

“Jangan sampai menimpa lagi terhadap adik kita ini. Dimohon kepada seluruh masyarakat untuk dapat tergerak membantu Yusup. Khususnya kepada Pemda Lebak untuk segera dapat menangani,” katanya.

Adapun, kata Riyan, bagi dermawan yang tergerak hatinya untuk membantu Yusup dapat langsung mentransfer di nomor rekening; 370201001868525, Bank BRI a/n Sutianingsih atau menghubungi di nomor 0878 0562 3532.

Yusup adalah anak dari Sutianingsih, warga Kampung Gempol I Barat, RT 002/006, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Menurut Sutianingsih, anaknya mengidap penyakit hidrosefalus sejak berumur 6 bulan hingga sekarang ini berumur 4 tahun.

Sutianingsih mengatakan, sudah dilakukan dua kali operasi terhadap Yusup dan harus dilakukan kembali operasi yang ketiga kalinya.

“Menurut dokter, anak saya harus berobat jalan dan melakukan operasi sampai tiga kali,” katanya.

Namun untuk operasi yang ketiga kalinya, Sutianingsih dan keluarga sudah tidak memiliki kesanggupan, mengingat biaya yang diperlukan untuk satu kali operasi bisa mencapai lebih dari Rp.60 juta.

“Saya bingung. Uang sudah habis, harta yang ada sudah dijual untuk pengobatan dan operasi yang kedua kali. Saya sudah tidak punya apa-apa lagi,” keluhnya.

Sementara Sekretaris Desa Sawarna, Lili Suheli mengatakan, Pemdes terus berupaya membantu keluarga Yusup, baik itu dari segi administrasi rujuk rumah sakit maupun penggalangan dana.

“Kami pun sedang berusaha berkoordinasi dan menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Lebak untuk meminta bantuan, agar bisa memfasilitasi kebutuhan pengobatan dan operasi yang ketiga kalinya,” kata Lili.

(Frm/PZ4)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *